Rintik sore tadi
menjadi saksi niatan awalku
Bismillah aku melangkah
menggali "keikhlasan" diri
Dan rinai hujan menjadi saksi
Gemuruh guntur penghantar penantian
Dan, kembaliku pada sore tadi
Bismillah, Engkau saksi nya Ya Robb
Allohu Robbi
Jika ini yang TTB untukku, berikan nuur itu di hati-hati kami
Agar kami dapat membedakan
Antara haq dengan yang bathil
*tema cinta "KEIKHLASAN", nasyidnya juga "KEIKHLASAN", draft novelnya juga "KEIKHLASAN"
www.keikhlasan.com
Mencerna apa yang dimakan, menyaring menjadikannya nutrisi, nutrisi kehidupan^^v
Bismillah...proses belajar yang terus-menerus, seharusnya menjadikan diri semakin produktif, insya Alloh...
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Rabu, 18 Mei 2011
seberapa kali *KEIKHLASAN* itu
Label:
cinta,
Doa Cinta Sang Pengantin
Jumat, 14 Januari 2011
ARIF telah pergi
ARIF telah pergi
Ya, kini ARIF pergi
Yang ada hanyalah sebekas kenangan
Yang tertinggal sedikit di memorian
Akhwat
Revolusioner
Inovatif
Fighting always
kini telah pergi
tinggal serakan-serakan manis
mendulang tinta peradaban saja
lapuk kemudian terbuang
sia-sia
apakah iya dengan arif ku?
akankah ARIF telah pergi selamanya
diam, menjadi impian tapi
kini ARIF telah pergi
tak kan ada yang mendustai itu.w.w.
Ya, kini ARIF pergi
Yang ada hanyalah sebekas kenangan
Yang tertinggal sedikit di memorian
Akhwat
Revolusioner
Inovatif
Fighting always
kini telah pergi
tinggal serakan-serakan manis
mendulang tinta peradaban saja
lapuk kemudian terbuang
sia-sia
apakah iya dengan arif ku?
akankah ARIF telah pergi selamanya
diam, menjadi impian tapi
kini ARIF telah pergi
tak kan ada yang mendustai itu.w.w.
Rabu, 24 November 2010
KETIKA CINTA HARUS BERSABAR

Hari demi hari, kurangkai bibir tak hanya di bibir, tapi juga di hati. Meski kutahu, mungkin tak utuh sepanjang waktu, karena rapuhku. Padahal semestinya dzikir tak pernah terusir, bahkan di saat fikir dan ikhtiar menjalankan tugasnya, dari awal hingga akhir.
Saat tubuh merebah, baru CINTA menumbuh. Tersadar akan dosa kecil dan besar, dosa yang nyata dan tersamar. Entah kenapa harus demikian. Kenapa harus disadarkan dengan teguran. Padahal tak semestinya menunggu nikmat sehat diangkat, lalu saat sakit baru CINTA kembali tertaut.
Tapi inilah aku, seoranag rapuh yang baru mengeja CINTA, mencobanya menjadi biasa, namun seringkali kembali terlena oleh dunia, dan CINTA pun kembali sulit terasa.
Benar kiranya bahwa meski di sirami air dari tujuh samudera, bahkan di kucuri air hujan dari tujuh langit pun, CINTA tak akan tumbuh, jika hati tetap dinahkodai kehendak buta. Tak kan tumbuh jika hati dikunci dengan gelimang dosa. Tak kan tumbuh jika hati dibasuh nafsu selalu, diselimuti keangkuhan wujud pengusiran jatidiri penghambaan. Tak kan tumbuh, tak kan.
Maka aku bahagia jika air mata berlinang saat mensyukuri nikmatMU, bukankah air mata ini adalah kado CINTA. Aku bahagia jika air mata berlinang saat teringat dosa dan memohon ampun Kepada Mu, bukankah ini juga sedikit tanda CINTA. Maka, jangan biarkan hatiku beku, tanpa CINTA. Hingga tak ada lagi air mata, yang bisa menjaga anggota tubuh yang terbasuh, haram terjilat api neraka.
♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Ditahanlah cinta di hati, menanti waktu yang mesti pasti. Karena setelah waktu itu tiba, maka semuanya kan diungkap tanpa hijab.
Sang lelaki menuliskan bait-bait cinta di notebooknya, sebuah catatan harian tentang cinta yang tertahan. Cinta yang kan ditumbuhkan seiring keikhlaskan, cinta yang kan diwajarkan agar tetap bermuara pada penghambaan terhadap Tuhan.
Begitu pun sang perempuan, setiap hari menulis rangkaian kalimat cinta yang tak terkikis. Disimpan di draft yang kelak kan dipublish. Tinggal menanti saat yang tepat. Saat dimana kelak tak hanya hatinya yang bertaut, tapi juga tangannya bisa memeluk erat tanpa takut.
Sang lelaki tersenyum diujung malam, menanti saat pagi yang kan menghampiri dan membuatnya tenggelam. Tenggelam dalam kebaahagiaan pernikahan.
Sang perempuan sulit terpejam hingga lewat pertengahan malam. Jantungnya berdegup kencang mengeja kerinduan. Kerinduan saat akad itu dengan indah terlafalkan. Dan semuanya terhalalkan.
Lelaki dan perempuan, menjadi benar-benar romantis saat ijab qabul terbacakan. Dan kini mereka bertugas tuk membuktikan, bahwa cinta bukan sekedar menggairahkan, tapi juga memadukan segala kelebihan dan kekurangan, agar menjadi kekuatan yang terpadukan, tuk mampu bersinergi, agar tetap berada di jalan yang Tuhan ridhoi.
Oh indahnya......
blog RKI ---->>>> http://nowilkirin.blogspot.com/
Selasa, 27 April 2010
jika aku jatuh cinta . . . .
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
Rabu, 03 Maret 2010
memory...
cinta..tema hari ini adalah tentang cinta...
Selasa, 19 Januari 2010
SEPENGGAL KISAH-
Saat ku jalan-jalan ke pasar Kepuh, teringat perjalanan hidup ku dengan ibunda dahulu kala. Saat itu kami masih berjualan "kembang" di pasar Giriwoyo. Kmai mengais rejeki dari orang-orang yang membutuhkan kembang untuk "nyekar" orang yang meninggal. Saat dulu, kami belum mengetahui hukum syariat dalam memandang ziarah/ nyekar, yang kami tahu adalah bagaimana agar "kembang" untuk nyekar dan keperluan lain ini bisa laku.
Bukan bid'ah yang ingin aku bahas disini. Melainkan bagaimana perjuanagn emak dalam menjual "kembang" nya ini. Masih lekat dalam ingatanku, emak "ngrajang" pandan sebagai komposisi utama dalam "kembang" ini. Kami mengenal banyak hal, ada kembang setaman, nyekar,dan macam-macam kembang yang lainnya.
Setiap pagi emak menggendong "senik"-yanga kutahun sekarang bahwa senik ini sangat berat-. Emak pergi ke pasar tiap hbari, tak kenal lelah dan tak kenal putus asa. Kamu harus tahu bahwa harga "kembang" dahulu masih kecil, seratus-seribu rupiah kala tahun 2002nan. Jualan kembang memang sudah trdaisi keluarga kami, dari simbah buyut memang sudah berjualan "kembang", sehingga banyak yang mengenal kami dan memberi sebutan "putune mbah kembang".
Kala itu yang jualan "kembang" memang baru sedikit dan hanya simbah/ ibuku saja yang jualan. Teringan kisah perjuanagn ibuku, saat usaha keras beliau untuk sekolah, dari SD-SMEA yah walaupun tak sampai mendapatklan ijazah SMEA, ibuku patut diacungi 2 jempol. Sangat keras jika di banding dengan perjuanganku sekarang ternyata tidak ada apa-apa nya. Semangat beliau menginspirasiku untuk terus maju dan memotivasiku untuk terus berkarya.
Berlanjut ke cerita, ternyata dari kejadian dulu aku bisa memotivasiku . Aku tak butuh seorang trainer handal untuk memotivasiku, cukup Ibu ada di samping ku dan selalu memberiku semangat itu sudah lebuh dari cukup. Ya Robbbi muliakanlah Ibuku, sediakan rumah di surga untuk beliau, berikan beliau cinta yang luas karena Engkau juga Maha Mengetahui bagaimana "rekoso" nya masa kecil beliau.
Duhai Robbi Yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah kami agar senantiasa di jalan MU.
Jadikan ilmu pengetahuan yang kami peroleh ini bermanfaat dan tak menjadi suatu yang sia-sia karena kecerobohan kami.
Ya Robbo, semoga keinginan Ibuku untuk memperoleh mantu yang sholeh dapat Engkau ijabahi. Kuatkan hamba dalam masa penantian ini. Semoga kisah Ibuku bisa menjadi motivator untukku ke depan. Kuatkanlah langhkah-lankah kami yang tertatih-tatih ini Ya Robbi, semoga aku bersemangat untuk terus berkarya baik di ilmu pendidikan ataupu kepenulisan ini.
Ya Alloh mudahkanlah jalan kami untuk menutupi hutang-hutang kami, kuatkanlah kami untuk menanti kehadiran sang kekasih, semoga dalam masa penantian ini aku semakin berkualitas, dan hanya Ridho Mu yang ku inginkan.
Kuatakanalah kami dalam barisan dakwah ini.
Kuatkanlah Ya Robb...
Allohumaghfirli walialidaya warkhamhuma kama robbayani shoghiroh.........
Bukan bid'ah yang ingin aku bahas disini. Melainkan bagaimana perjuanagn emak dalam menjual "kembang" nya ini. Masih lekat dalam ingatanku, emak "ngrajang" pandan sebagai komposisi utama dalam "kembang" ini. Kami mengenal banyak hal, ada kembang setaman, nyekar,dan macam-macam kembang yang lainnya.
Setiap pagi emak menggendong "senik"-yanga kutahun sekarang bahwa senik ini sangat berat-. Emak pergi ke pasar tiap hbari, tak kenal lelah dan tak kenal putus asa. Kamu harus tahu bahwa harga "kembang" dahulu masih kecil, seratus-seribu rupiah kala tahun 2002nan. Jualan kembang memang sudah trdaisi keluarga kami, dari simbah buyut memang sudah berjualan "kembang", sehingga banyak yang mengenal kami dan memberi sebutan "putune mbah kembang".
Kala itu yang jualan "kembang" memang baru sedikit dan hanya simbah/ ibuku saja yang jualan. Teringan kisah perjuanagn ibuku, saat usaha keras beliau untuk sekolah, dari SD-SMEA yah walaupun tak sampai mendapatklan ijazah SMEA, ibuku patut diacungi 2 jempol. Sangat keras jika di banding dengan perjuanganku sekarang ternyata tidak ada apa-apa nya. Semangat beliau menginspirasiku untuk terus maju dan memotivasiku untuk terus berkarya.
Berlanjut ke cerita, ternyata dari kejadian dulu aku bisa memotivasiku . Aku tak butuh seorang trainer handal untuk memotivasiku, cukup Ibu ada di samping ku dan selalu memberiku semangat itu sudah lebuh dari cukup. Ya Robbbi muliakanlah Ibuku, sediakan rumah di surga untuk beliau, berikan beliau cinta yang luas karena Engkau juga Maha Mengetahui bagaimana "rekoso" nya masa kecil beliau.
Duhai Robbi Yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah kami agar senantiasa di jalan MU.
Jadikan ilmu pengetahuan yang kami peroleh ini bermanfaat dan tak menjadi suatu yang sia-sia karena kecerobohan kami.
Ya Robbo, semoga keinginan Ibuku untuk memperoleh mantu yang sholeh dapat Engkau ijabahi. Kuatkan hamba dalam masa penantian ini. Semoga kisah Ibuku bisa menjadi motivator untukku ke depan. Kuatkanlah langhkah-lankah kami yang tertatih-tatih ini Ya Robbi, semoga aku bersemangat untuk terus berkarya baik di ilmu pendidikan ataupu kepenulisan ini.
Ya Alloh mudahkanlah jalan kami untuk menutupi hutang-hutang kami, kuatkanlah kami untuk menanti kehadiran sang kekasih, semoga dalam masa penantian ini aku semakin berkualitas, dan hanya Ridho Mu yang ku inginkan.
Kuatakanalah kami dalam barisan dakwah ini.
Kuatkanlah Ya Robb...
Allohumaghfirli walialidaya warkhamhuma kama robbayani shoghiroh.........
Langganan:
Postingan (Atom)